KLIKOTO.COM, BANDUNG – PT Sokonindo Automobile memperluas pemasaran DFSK E5 Plus di Jawa Barat. Setelah diperkenalkan di Palembang dan Medan, SUV plug-in hybrid tersebut kini hadir melalui Regional Launch di Summarecon Mall Bandung pada 8โ13 September 2026.
Kehadiran E5 Plus di Bandung menjadi bagian dari strategi DFSK memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat yang dinilai memiliki potensi besar.
Selama pameran, konsumen dapat melihat langsung DFSK E5 Plus, mencoba berbagai fitur, berkonsultasi mengenai pembiayaan, hingga mengikuti sesi test drive.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Khusus selama Regional Launch, DFSK menawarkan E5 Plus dengan harga Rp498 juta on the road (OTR) Bandung.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan Bandung dipilih karena memiliki karakter konsumen yang dinilai sesuai dengan teknologi dan fitur yang ditawarkan E5 Plus.
โSetelah Palembang dan Medan, kami membawa E5 Plus ke Bandung karena kami melihat potensi pasar yang sangat kuat di Jawa Barat,โ kata Cing Hok.
Mengandalkan Teknologi PHEV
DFSK E5 Plus mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang memadukan motor listrik dengan mesin bensin.
Konsep yang ditawarkan adalah โElectric for Daily, Hybrid for Journeyโ, yakni menggunakan tenaga listrik untuk kebutuhan mobilitas harian dan mesin bensin untuk memberikan fleksibilitas saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Sebagai SUV midsize, E5 Plus memiliki kapasitas enam penumpang dengan konfigurasi captain seat. Kendaraan ini juga dibekali baterai berkapasitas 25,3 kWh.

DFSK menilai kombinasi teknologi elektrifikasi, ruang kabin, dan fitur yang ditawarkan membuat E5 Plus menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari sekaligus perjalanan bersama keluarga.
Produksi di Indonesia
Pengembangan E5 Plus juga didukung fasilitas manufaktur PT Sokonindo Automobile di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.
Pabrik tersebut menerapkan konsep Manufacturing 4.0 dengan dukungan teknologi otomasi dan robotik pada sejumlah tahapan produksi.
DFSK menyebut tingkat otomasi di Stamping Workshop mencapai 95 persen, sedangkan Painting Workshop mencapai 90 persen. Proses produksi juga dilengkapi End-of-Line (EOL) inspection dan final check sebagai bagian dari pengendalian kualitas.
Kapabilitas pabrik Sokonindo tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Prototype dari fasilitas produksi di Indonesia disebut telah diekspor ke Vietnam, sementara produk DFSK Super Cab telah dipasarkan ke kawasan Timur Tengah.
Perkuat Jaringan di Bandung
Untuk memperluas akses konsumen terhadap E5 Plus di Jawa Barat, DFSK menggandeng PT Siloam Motor yang telah menjadi mitra sejak 2019.
Owner PT Siloam Motor, Eddy Tjoa, menilai E5 Plus memiliki peluang di Bandung karena karakter konsumen yang gemar melakukan perjalanan dan berwisata di sekitar Jawa Barat.
โE5 Plus menurut kami sangat cocok untuk gaya hidup seperti ini. Dengan baterai berkapasitas 25,3 kWh, konsumen bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas, termasuk camping, sambil tetap mendapatkan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari,โ ujar Eddy.
Konsumen di Bandung dan sekitarnya dapat mengakses layanan DFSK melalui dealer yang berada di Jl. BKR No. 114, Ancol, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Dealer tersebut menyediakan layanan 3S, yakni sales, service, dan spare parts.
Melalui kehadiran E5 Plus dan penguatan jaringan dealer, DFSK optimistis pasar Jawa Barat dapat menjadi salah satu penopang pertumbuhan kendaraan elektrifikasi merek tersebut di Indonesia.
(azs)


















Komentar