KLIKOTO.COM, JAKARTA – PT Sokonindo Automobile membawa DFSK E5 Plus dalam E5 Plus Indonesia Media Journey dari Jakarta menuju Bali pada 21–24 September 2026.
Perjalanan tersebut menempuh rute Jakarta–Surabaya–Bali dan menjadi kesempatan bagi media serta KOL untuk menguji langsung kemampuan E5 Plus dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.
COO PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan perjalanan ini dirancang agar media dan KOL dapat merasakan langsung teknologi dan karakter berkendara E5 Plus, bukan hanya melalui presentasi produk.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak ingin rekan-rekan media dan KOL hanya mengenal E5 Plus melalui presentasi, spesifikasi, atau siaran pers. Melalui Media Journey ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana E5 Plus bekerja dan memberikan pengalaman berkendara dalam kondisi nyata,” ujar Franz.
Sepanjang perjalanan, E5 Plus akan melintasi jalan tol, kawasan perkotaan, lalu lintas padat, kawasan pesisir, hingga jalur dengan kontur menanjak dan menurun.
DFSK mengusung konsep N.I.C.E. Experience melalui empat aspek utama, yakni New Energy Long Range, Intelligent Safety, Comfort Family Space, dan Exciting Driving Experience.
Sebagai Dual-Energy Premium Urban SUV, E5 Plus menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin. Teknologi tersebut mengusung filosofi “Electric for Daily, Hybrid for Journey”, yang ditujukan untuk memberikan fleksibilitas penggunaan dalam perjalanan harian maupun jarak jauh.
Dari sisi kenyamanan, E5 Plus dibekali rear entertainment display 15,6 inci, ventilated seat untuk baris pertama dan kedua, serta sistem air purification dengan sensor PM2.5.
DFSK juga menyebut E5 Plus memiliki lebih dari 300 titik peredam suara dan menggunakan suspensi Frequency Selective Damping (FSD) untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan.
Dalam perjalanan menuju Bali, peserta juga akan mengeksplorasi fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan kendaraan menyuplai daya listrik untuk perangkat eksternal.
Selain teknologi kendaraan, DFSK menempatkan fasilitas manufaktur di Cikande, Serang, Banten, sebagai bagian dari pengembangan E5 Plus. Pabrik tersebut menerapkan konsep Manufacturing 4.0 dengan dukungan otomasi dan robotik.
Pada Stamping Workshop, tingkat otomasi disebut mencapai 95 persen, sedangkan Painting Workshop mencapai 90 persen. Proses produksi juga dilengkapi integrated End-of-Line inspection dan final check dengan dukungan teknologi OTA.
Setelah tiba di Bali, DFSK akan melanjutkan agenda pengenalan E5 Plus ke sejumlah wilayah di Indonesia. Bali menjadi salah satu pasar yang dinilai strategis karena memiliki karakter mobilitas dan kebutuhan perjalanan yang beragam.
Melalui perjalanan Jakarta-Bali ini, DFSK menjadikan E5 Plus sebagai bagian dari langkah memperluas pengenalan teknologi PHEV sekaligus memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan premium Indonesia.
(azs)


















Komentar