KLIKOTO.COM, JAKARTA β iCAR Indonesia mengedukasi masyarakat mengenai berbagai anggapan yang masih berkembang terkait kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Melalui model iCAR V23, perusahaan menjelaskan sejumlah fakta mengenai biaya operasional, jarak tempuh, kemudahan perawatan, hingga kemampuan kendaraan listrik untuk penggunaan sehari-hari.
Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, mengatakan perkembangan teknologi kendaraan listrik saat ini telah menjawab berbagai kekhawatiran yang selama ini menjadi pertimbangan calon konsumen.
“Kami memahami bahwa banyak masyarakat yang masih memiliki pertanyaan seputar kendaraan listrik. Padahal, perkembangan teknologi EV saat ini telah menjawab banyak kekhawatiran tersebut. Melalui iCAR V23, kami ingin menunjukkan bahwa memiliki kendaraan listrik kini bukan hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga praktis, efisien, dan mampu mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari,” ujar Tommy dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).
Menurut iCAR Indonesia, salah satu anggapan yang paling sering muncul adalah kendaraan listrik lebih mahal digunakan dibanding mobil bermesin konvensional.
Berdasarkan simulasi penggunaan harian sejauh 30 kilometer, biaya pengisian daya iCAR V23 Tipe Y RWD diperkirakan sekitar Rp38.250 per minggu atau sekitar Rp153.000 per bulan. Sebagai perbandingan, mobil berbahan bakar bensin RON 92 dengan konsumsi rata-rata 12 km per liter membutuhkan biaya sekitar Rp1,2 juta per bulan untuk jarak tempuh yang sama.
Dengan perhitungan tersebut, pengguna iCAR V23 berpotensi menghemat lebih dari Rp1 juta setiap bulan, atau sekitar Rp12,8 juta per tahun untuk biaya energi.
Selain efisiensi biaya, iCAR juga menegaskan bahwa kendaraan listrik saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian. iCAR V23 tersedia dengan pilihan baterai hingga 81,76 kWh yang menawarkan jarak tempuh maksimal 430 kilometer (NEDC) pada varian Tipe Z. Sementara varian Tipe X dan Tipe Y menggunakan baterai 59,93 kWh dengan jarak tempuh hingga 360 kilometer (NEDC).
Jarak tersebut dinilai cukup untuk menunjang aktivitas harian, perjalanan antarkota, hingga perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering melakukan pengisian daya.
Dari sisi perawatan, iCAR menyebut kendaraan listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal sehingga tidak memerlukan penggantian oli mesin dan beberapa komponen rutin lainnya.
Kemudahan penggunaan juga didukung dengan semakin berkembangnya jaringan stasiun pengisian daya publik di Indonesia.
Untuk aspek keselamatan dan kemampuan berkendara, iCAR V23 Tipe Y telah dibekali fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) serta 540Β° Panoramic Camera. Sementara Tipe Z dilengkapi Intelligent All-Wheel Drive (iWD) dan mode berkendara Off-Road yang dirancang untuk meningkatkan traksi di berbagai kondisi jalan.
Melalui edukasi ini, iCAR Indonesia berharap masyarakat dapat memahami kendaraan listrik berdasarkan fakta dan pengalaman penggunaan, sehingga semakin yakin beralih ke era mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan.















Komentar