Bekasi, KlikOto.com β Layanan purna jual (aftersales) jadi salah satu kekuatan yang terus diperkuat BYD di tengah meningkatnya minat kendaraan listrik. Hal itu terlihat dari program khusus yang dihadirkan BYD Harmony Auto Bekasi Timur saat momen mudik Lebaran 2026.
Aftersales Manager BYD Harmony Auto Bekasi Timur, Heri Mustofa, mengatakan pihaknya menghadirkan program free general check-up untuk memastikan kendaraan konsumen tetap aman sebelum dan sesudah perjalanan mudik.
Hal tersebut disampaikan Heri saat ditemui media otomotif KlikOto.com di Jalan Ponogoro No.2, Jatimulya, Kabupaten Bekasi Timur, Sabtu (28/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

βProgram ini berlaku dari 20 Februari sampai 21 April. Customer bisa datang ke dealer atau ke posko mudik untuk melakukan pengecekan gratis, baik sebelum maupun setelah perjalanan,β ujar Heri.
Menurutnya, pengecekan ini mencakup berbagai aspek penting kendaraan listrik, mulai dari sistem software, kondisi kaki-kaki, hingga baterai utama dan baterai 12 volt.
βKalau di mobil EV, kita cek baterai besar, modul-modulnya, termasuk update software kalau memang diperlukan. Semua dicek menggunakan alat khusus,β jelasnya.
Menariknya, dibanding mobil konvensional, perawatan kendaraan listrik disebut jauh lebih sederhana. Tidak ada kebutuhan rutin seperti penggantian oli mesin, sehingga biaya perawatan bisa lebih efisien.

βEV itu maintenance-nya lebih ke software. Kalau ada update, kita lakukan update, biasanya hanya sekitar satu jam. Kalau pengecekan biasa, setengah jam juga selesai,β tambah Heri.
Soal kendala, Heri menyebut masalah yang muncul pasca mudik umumnya ringan. Salah satunya bunyi pada rem akibat kondisi basah dan debu setelah perjalanan jauh.
βBiasanya cuma rem bunyi karena habis kehujanan atau kotor. Itu bukan masalah besar, cukup dibersihkan saja sudah normal lagi,β katanya.
Selain itu, keluhan lain yang ditemui juga tergolong ringan, seperti bunyi pada karet pintu atau kaca. Bahkan, sebagian besar hanya membutuhkan pembersihan atau pelumasan sederhana.
βProblem-nya simpel-simpel, tidak ada yang berat. Bahkan kadang hanya perlu dibersihkan atau dikasih silikon,β ujarnya.
Dari sisi pengguna, Heri melihat antusiasme masyarakat Bekasi terhadap kendaraan listrik terus meningkat. Meski lokasi dealer berada di kawasan pinggiran, aktivitas servis tetap berjalan stabil setiap hari.
βUntuk servis saja kita bisa 3β4 unit per hari. Artinya pengguna EV di wilayah sini sudah mulai tumbuh,β jelasnya.

Pasca Lebaran, mayoritas konsumen datang untuk melakukan pengecekan kendaraan, bukan karena adanya kerusakan serius.
βSetelah mudik, kebanyakan hanya cek saja. Tidak ada masalah berarti,β tambahnya.
Heri juga menekankan pentingnya edukasi bagi pengguna mobil listrik, terutama terkait fitur-fitur keselamatan yang kini semakin canggih.
βFitur sekarang banyak, terutama fitur safety. Kadang customer belum paham, malah dimatikan karena dianggap mengganggu. Padahal itu penting untuk keselamatan,β tegasnya.
Ia pun mengimbau konsumen untuk aktif bertanya dan memanfaatkan layanan dealer jika belum memahami fitur kendaraan.
βLebih baik datang ke dealer, tanya langsung. Jangan coba-coba sendiri, karena ada fitur yang memang sebaiknya tidak dimatikan,β tutup pria yang akrab disapa Mustofa. (ziz/oto)













