Jakarta, KlikOto.comΒ β Pergeseran tren otomotif di Indonesia mulai terasa di level diler. Trimegah Group resmi mengubah arah bisnisnya dengan mengurangi fokus pada mobil Jepang dan beralih ke kendaraan listrik (EV) asal China.
Direktur Utama Trimegah Group, Lindawati Tandyo, mengatakan langkah ini diambil karena perubahan selera pasar yang semakin condong ke mobil listrik dengan teknologi lebih canggih dan harga kompetitif.
βSejak 2023 mulai terasa. Produk Jepang stagnan, model baru minim, fitur juga tidak berkembang,β ujar Lindawati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal, Trimegah sudah lebih dari satu dekade menjual mobil Jepang sejak 2009 dan memiliki basis pelanggan hingga 200 ribu pengguna. Namun kini, konsumen dinilai semakin rasional dan lebih mempertimbangkan value for money dibanding sekadar merek.
Menurut Lindawati, produsen China bergerak lebih cepat dalam pengembangan kendaraan listrik, baik dari sisi teknologi, fitur, hingga ekosistem pendukung. Sementara itu, pabrikan Jepang dinilai masih tertinggal dalam hal investasi dan inovasi di segmen elektrifikasi.
βMobil China sudah sangat maju untuk EV. Jepang masih jauh, jadi kami harus beradaptasi,β katanya.
Sebagai strategi, Trimegah kini aktif menawarkan mobil listrik China, termasuk kepada pelanggan lama. Langkah ini diharapkan bisa menjaga loyalitas konsumen sekaligus mengikuti arah baru industri otomotif yang semakin mengarah ke elektrifikasi.
(azs/klikoto)













