B50 Diuji 40.000 Km, Hasilnya Bikin Lega: Kendaraan Diesel Aman?

B50 Bikin Penasaran

AZIZ KAHFI

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Kerjasama Kolaborasi KlikOto.com
Hubungi Kami !

Keterangan foto:
Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

i

Keterangan foto: Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

TANGERANG, KLIKOTO.COM  – Pemerintah bersama industri otomotif terus mempersiapkan penerapan biodiesel B50 di Indonesia. Salah satu tahapan yang dilakukan adalah pengujian langsung pada kendaraan bermesin diesel dengan jarak tempuh hingga 40.000 kilometer.

Hasilnya, kendaraan yang digunakan dalam pengujian disebut dapat beroperasi dengan baik dan tidak ditemukan dampak signifikan hingga pengujian berakhir.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” di GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Pokja Pengujian Hilir Migas Kementerian ESDM, Cahyo Setyo Wibowo.

Koordinator Pokja Pengujian Hilir Migas Kementerian ESDM, Cahyo Setyo Wibowo, mengatakan pengujian B50 dilakukan melalui proses panjang dengan melibatkan pemerintah dan industri otomotif.

Menurut Cahyo, keterlibatan pabrikan diperlukan untuk melihat secara langsung kesiapan kendaraan diesel menggunakan bahan bakar dengan kandungan biodiesel lebih tinggi.

“Salah satu kendaraan yang kami gunakan dalam pengujian sampai dengan 40.000 kilometer. Selama pengujian sampai dengan akhir berjalan lancar dan tidak ditemukan sesuatu yang signifikan berdampak,” ujar Cahyo.

 

Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.

Fuso Ikut Uji B50

Keterlibatan pabrikan juga disampaikan Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors. Ia mengatakan Fuso turut menggunakan kendaraan bermesin diesel dalam pengujian B50 yang dilakukan pemerintah.

Menurut Aji, hasil pengujian hingga 40.000 kilometer berjalan lancar.

Baca Juga :  Maxim Bandung Siapkan Zumba Akbar Gratis dan Hujan Doorprize di Kiara Artha Park

“Selama uji sampai dengan akhir berjalan lancar dan hasilnya juga tidak ditemukan sesuatu yang signifikan berdampak,” kata Aji.

Meski demikian, Aji menilai penerapan B50 tidak hanya membutuhkan kesiapan kendaraan. Kualitas dan ketersediaan bahan bakar juga menjadi faktor penting.

Ia berharap kualitas BBM di pasar tetap konsisten dengan bahan bakar yang digunakan selama pengujian.

“Harapan kami sebagai industri, kualitas bahan bakarnya harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ketersediaan BBM di berbagai daerah juga perlu diperhatikan. Menurut Aji, kendaraan niaga beroperasi di berbagai wilayah Indonesia sehingga pasokan bahan bakar harus dipastikan tetap tersedia.

Filter Jadi Perhatian

Sementara itu, Ronny Senjaya, Direktur Utama PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk, mengatakan peningkatan biodiesel dari B20, B30 hingga B50 telah diikuti persiapan teknologi kendaraan.

Salah satunya melalui pengembangan fuel system untuk mengantisipasi karakteristik bahan bakar dengan kandungan biodiesel lebih tinggi.

“Dari B20, B30 itu selalu sudah disiapkan. Ada improvement tentang fuel system,” kata Ronny.

Ronny Senjaya, Direktur Utama PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk.

Dalam pengujian, sistem penyaringan bahan bakar menjadi salah satu bagian yang diperhatikan. Ronny mengatakan pada kondisi tertentu penggantian filter dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi penyumbatan.

Pengujian bahkan dilakukan hingga 40.000 kilometer, dengan sebagian pengujian mencapai 50.000 kilometer.

Namun, Ronny tidak menyebutkan angka pasti mengenai potensi power loss akibat penggunaan B50. Menurutnya, angka tersebut lebih tepat disampaikan oleh masing-masing pabrikan karena karakteristik setiap kendaraan berbeda.

Baca Juga :  Geely EX5 dan Starray EM-i Tawarkan Biaya Perawatan Murah, Simak Ongkos Operasionalnya

“Yang persis sebenarnya bisa menjawab adalah dari pabrikan, supaya fair,” ujarnya.

Kualitas BBM Tak Boleh Diabaikan

Selain kendaraan, kualitas BBM menjadi perhatian dalam penerapan B50. Ronny mengatakan spesifikasi bahan bakar mulai B0, B20, B30 hingga B50 merupakan bagian dari kebijakan yang harus dipenuhi badan usaha BBM.

Proses blending B50 juga dapat dilakukan dengan sejumlah metode, di antaranya in-tank blending dan inline blending.

Penerapan B50 sendiri bersifat mandatory bagi badan usaha yang masuk dalam cakupan ketentuan pemerintah.

Di sisi lain, kebutuhan bahan baku berbasis sawit juga perlu dipastikan seiring meningkatnya penggunaan biodiesel.

Ronny menyebut pengembangan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) dapat menjadi salah satu alternatif bahan bakar nabati. Namun, teknologi tersebut masih menghadapi tantangan dari sisi biaya.

Dengan demikian, implementasi B50 tidak hanya bergantung pada kemampuan kendaraan menggunakan bahan bakar tersebut. Kualitas BBM, ketersediaan pasokan, kesiapan teknologi kendaraan, sistem penyaringan hingga bahan baku menjadi faktor yang saling berkaitan.

Bagi industri otomotif, konsistensi kualitas BBM di pasar menjadi salah satu kunci agar kendaraan dapat beroperasi optimal setelah B50 diterapkan secara luas.

 

(azs)

Berita Terkait

OMODA O4 Disebut AI Car for Everyone, Benarkah Harganya Rp400 Jutaan?
BMW Passato Berangkat ke SEMA Show 2026, Bawa Modifikasi Indonesia ke Las Vegas
Mercedes-Benz C-Class Terbaru Makin Canggih, Kini Punya AI dan Teknologi MB.OS
DFSK E5 Plus Masuk Palembang, Bawa Teknologi PHEV Lebih Dekat ke Konsumen
GIIAS Surabaya 2026 Pecah Rekor! 37 Merek Otomotif dan Hall Baru Siap Serbu Grand City
BNR34 “Godzilla” Jadi Buruan Baru Kolektor, Ada Sentuhan Batik di Hot Wheels IMX 2026
New Suzuki XL7 Mulai Masuk Garasi Konsumen, 26 Unit Diserahkan Perdana
GIIAS 2026 Bikin GWM Meledak! Hampir 5.000 Calon Pembeli Kepincut, Tank Jadi Andalan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:52 WIB

OMODA O4 Disebut AI Car for Everyone, Benarkah Harganya Rp400 Jutaan?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:47 WIB

BMW Passato Berangkat ke SEMA Show 2026, Bawa Modifikasi Indonesia ke Las Vegas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Mercedes-Benz C-Class Terbaru Makin Canggih, Kini Punya AI dan Teknologi MB.OS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:25 WIB

DFSK E5 Plus Masuk Palembang, Bawa Teknologi PHEV Lebih Dekat ke Konsumen

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:55 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Pecah Rekor! 37 Merek Otomotif dan Hall Baru Siap Serbu Grand City

Berita Terbaru

OMODA O4 Siap Menggebrak, Mobil Listrik Canggih Ini Dibanderol Rp400 Jutaan.

🚗 Berita Otomotif

OMODA O4 Disebut AI Car for Everyone, Benarkah Harganya Rp400 Jutaan?

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:52 WIB

Daihatsu New Terios tampil dengan latar Candi Prambanan, Yogyakarta. Hingga Juli 2026, Terios mencatat penjualan kumulatif 8.512 unit dan menjadi salah satu kontributor utama penjualan Daihatsu di pasar otomotif nasional.

Internasional

Daihatsu Tancap Gas, Penjualan Hampir 85 Ribu Unit hingga Juli 2026

Kamis, 20 Agu 2026 - 21:16 WIB

Keterangan foto:
Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Founder NMAA Andre Mulyadi, serta jajaran builder dan mitra industri berfoto bersama usai pelepasan BMW Passato menuju SEMA Show 2026 di Museum Joang '45, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

🚗 Berita Otomotif

BMW Passato Berangkat ke SEMA Show 2026, Bawa Modifikasi Indonesia ke Las Vegas

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:47 WIB

Mercedes-Benz C-Class Makin Pintar, Bawa AI, MB.OS hingga Plug-in Hybrid.

🚗 Berita Otomotif

Mercedes-Benz C-Class Terbaru Makin Canggih, Kini Punya AI dan Teknologi MB.OS

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:07 WIB

Persaingan sengit pembalap Honda Racing Indonesia di kelas ITCR 1.200 pada Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Tiga Honda Brio RS tampil beriringan memperebutkan posisi terdepan.

🏁 Motorsport & Event

Honda Menggila di Mandalika! HRI Borong Podium dan 6 Kemenangan di MFoS 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 22:00 WIB