DFSK Bongkar Mitos Mobil Hybrid! PHEV Diklaim Jadi Solusi Ideal Menuju Era Kendaraan Listrik

Talkshow di GIIAS 2026 kupas keamanan baterai hingga teknologi PHEV

Klikoto

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Media KlikOto.com

Perwakilan PT Sokonindo Automobile (DFSK) bersama EVSafe Indonesia berfoto usai menggelar talkshow bertajuk "The Next Drive: Why PHEV?" di booth DFSK, Hall 2B GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8/2026). Diskusi tersebut mengupas keamanan baterai, teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta pentingnya edukasi untuk mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

i

Perwakilan PT Sokonindo Automobile (DFSK) bersama EVSafe Indonesia berfoto usai menggelar talkshow bertajuk "The Next Drive: Why PHEV?" di booth DFSK, Hall 2B GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8/2026). Diskusi tersebut mengupas keamanan baterai, teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta pentingnya edukasi untuk mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

TANGERANG, KLIKOTO.COM – PT Sokonindo Automobile (DFSK) bersama EVSafe Indonesia menggelar talkshow bertajuk “The Next Drive: Why PHEV?” di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengedukasi masyarakat mengenai keamanan baterai, teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga kesiapan ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Melalui forum tersebut, DFSK berupaya meluruskan berbagai anggapan yang masih berkembang di masyarakat, mulai dari isu keamanan baterai, risiko overheating, usia pakai baterai, hingga kekhawatiran kendaraan elektrifikasi tidak mampu digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Talkshow menghadirkan Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile Doni Putra Okten, Product Expert PT Sokonindo Automobile Ichsan Aria Putra, serta Founder EVSafe Indonesia Mahaendra Gofar dan Abdul Rahman Elly.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

PHEV Dinilai Jadi Solusi Paling Realistis

DFSK menilai teknologi PHEV menjadi solusi yang paling sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini karena mampu menggabungkan efisiensi kendaraan listrik dengan fleksibilitas mesin bensin.

“Kami percaya elektrifikasi tidak boleh mengorbankan kebebasan berkendara. PHEV menghadirkan pengalaman berkendara elektrik untuk aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan ketenangan saat melakukan perjalanan jarak jauh tanpa dibayangi range anxiety,” ujar Doni Putra Okten.

Baca Juga :  Kia Pamer Carens EV di GIIAS 2026, Sinyal MPV Listrik untuk Keluarga Indonesia Makin Dekat

Teknologi tersebut diterapkan pada DFSK E5 Plus, SUV plug-in hybrid yang mengusung sistem Smart Power System DE-i. Sistem ini secara otomatis mengatur penggunaan motor listrik dan mesin bensin agar menghasilkan performa yang responsif sekaligus efisien.

Mobil ini juga dibekali baterai berkapasitas 25 kWh, salah satu yang terbesar di kelasnya, yang telah melalui berbagai pengujian keselamatan dan ketahanan.

Sekali Isi BBM dan Listrik Bisa Tempuh 1.400 Kilometer

Salah satu daya tarik DFSK E5 Plus adalah jarak tempuh kombinasi yang diklaim mencapai 1.400 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Angka tersebut membuat kendaraan ini tetap nyaman digunakan untuk perjalanan luar kota tanpa rasa khawatir kehabisan daya.

Pengisian baterainya juga tergolong cepat berkat dukungan DC Fast Charging yang mampu mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20–28 menit.

Menurut Product Expert PT Sokonindo Automobile Ichsan Aria Putra, sistem Battery Management System (BMS) pada DFSK E5 Plus dirancang untuk menjaga kesehatan baterai melalui pengaturan proses pengisian, penggunaan, hingga perlindungan terhadap berbagai kondisi operasional.

Edukasi Jadi Kunci Percepatan Kendaraan Listrik

Founder EVSafe Indonesia, Mahaendra Gofar, menegaskan bahwa keberhasilan transisi menuju kendaraan elektrifikasi tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada edukasi masyarakat.

Baca Juga :  Yamaha STSJ Siapkan Bengkel Siaga dan Pos Jaga 24 Jam untuk Mudik Lebaran 2026

Menurutnya, terdapat tiga aspek penting yang harus berjalan beriringan, yakni keselamatan kendaraan dan baterai, pemahaman pengguna terhadap teknologi, serta kesiapan infrastruktur mulai dari jaringan pengisian daya hingga layanan purnajual.

“Tidak ada satu solusi yang bisa menjawab seluruh kebutuhan elektrifikasi. PHEV memiliki peran strategis sebagai jembatan menuju kendaraan listrik penuh. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada edukasi yang mampu membangun kepercayaan masyarakat,” kata Mahaendra.

Perkuat Ekosistem Kepemilikan

Selain menghadirkan produk elektrifikasi, DFSK juga terus memperluas jaringan dealer dan layanan purnajual untuk memastikan konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan yang aman dan nyaman.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, sekaligus membangun ekosistem yang siap mendukung perkembangan teknologi PHEV di Tanah Air.

Dengan edukasi yang terus digencarkan bersama EVSafe Indonesia, DFSK berharap masyarakat semakin memahami bahwa kendaraan plug-in hybrid bukan sekadar teknologi transisi, melainkan solusi mobilitas modern yang efisien, aman, dan siap digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan.

(azs)

Berita Terkait

JAECOO J5 EV Tembus 20 Ribu Unit, Juli Naik 4,9 Persen
Dua Bus Hino Bikin Geger GIIAS 2026, Operator Ini Punya Pilihan Berbeda
Chery TIGGO V Bikin GIIAS Heboh
Hyundai Pamer Empat SUV
Hino Salurkan CSR untuk Konservasi Tukik dan Green House
Honda Super-ONE Ludes Sehari
ID. Buzz Tampil Beda, Bawa DNA Kombi ke Era Listrik
Toyota Buka Strategi Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:53 WIB

JAECOO J5 EV Tembus 20 Ribu Unit, Juli Naik 4,9 Persen

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dua Bus Hino Bikin Geger GIIAS 2026, Operator Ini Punya Pilihan Berbeda

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Chery TIGGO V Bikin GIIAS Heboh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Hyundai Pamer Empat SUV

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hino Salurkan CSR untuk Konservasi Tukik dan Green House

Berita Terbaru

JAECOO J5 EV tampil di ajang GIIAS 2026. Penjualan J5 EV mencapai 20.186 unit hingga Juli 2026, dengan capaian bulanan tertinggi sebanyak 3.200 unit pada Juli.

🚗 Berita Otomotif

JAECOO J5 EV Tembus 20 Ribu Unit, Juli Naik 4,9 Persen

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:53 WIB

Hino bersama Karoseri Tentrem menyerahkan unit bus Hino RK 280 kepada PO Kairos pada ajang GIIAS 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (8/8/2026). Bus tersebut mengusung chassis Hino RK 280 yang dipadukan dengan bodi dan sistem Air Suspension dari Karoseri Tentrem untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

📌 Serba-Serbi

Dua Bus Hino Bikin Geger GIIAS 2026, Operator Ini Punya Pilihan Berbeda

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:20 WIB

Chery menampilkan TIGGO V di GIIAS 2026, Tangerang, Sabtu (8/8/2026). SUV ini mengusung konsep 3-in-1 dengan fleksibilitas sebagai SUV, MPV, dan kendaraan utilitas, serta dilengkapi fitur V2L berdaya 2,2 kW.

🚗 Berita Otomotif

Chery TIGGO V Bikin GIIAS Heboh

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:09 WIB

Qarrar Firhand hadir di booth MyPertamina GIIAS 2026, berbagi cerita perjalanan balap dan motivasi kepada pengunjung pada Sabtu (8/8/2026).

✨ Lifestyle

Qarrar Firhand Bikin GIIAS Memanas

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:40 WIB

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, mengunjungi booth Hyundai pada GIIAS 2026 didampingi Kenny Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, dan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

🔋 Teknologi & EV

Airlangga Kepincut IONIQ 9

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:20 WIB