TANGERANG, KLIKOTO.COM β PT Toyota-Astra Motor (TAM) terus memperluas pilihan teknologi kendaraan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Strategi tersebut dijalankan melalui pendekatan multi-pathway, dengan menghadirkan kendaraan hybrid, battery electric vehicle (BEV), serta teknologi elektrifikasi lainnya.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan Toyota tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga memastikan produk dan layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen di berbagai daerah.
βYang terpenting bukan hanya teknologinya, tetapi bagaimana teknologi, produk, dan layanan yang diberikan benar-benar relevan dan bisa memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat,β ujar Bansar dalam bincang media di GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi tersebut sejalan dengan perjalanan Toyota selama 55 tahun di Indonesia. Marketing Director PT TAM, Hiroyuki Oide, mengatakan perusahaan terus mendengarkan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi perkembangan kendaraan elektrifikasi.
Secara global, penjualan Toyota pada Januari-Mei 2026 mencapai 4,14 juta unit. Dari angka tersebut, sekitar 2,2 juta unit atau 53 persen merupakan kendaraan elektrifikasi.
Di Indonesia, Toyota mencatat penjualan sekitar 133 ribu unit sepanjang semester I 2026, dengan pangsa pasar 63 persen.
Sementara penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota mencapai 28 ribu unit, tumbuh 65 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusinya kini mencapai sekitar 21 persen dari total penjualan Toyota di Indonesia.
Menurut Toyota, peningkatan tersebut menunjukkan penerimaan masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi terus berkembang.
Toyota pun menilai perkembangan elektrifikasi perlu berjalan bersama dengan pembangunan ekosistem dan kebijakan yang mendukung, termasuk upaya menekan emisi karbon serta menciptakan mobilitas yang lebih berkelanjutan.
(azs)



















