Isuzu Ungkap Rahasia Mesin Diesel Super Irit, Hemat BBM hingga 34 Persen

Mesin Diesel Isuzu Makin Irit! Teknologi Common Rail Bikin Pengusaha Hemat Jutaan Rupiah

AZIZ KAHFI

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ’΅ Kerjasama Kolaborasi KlikOto.com
Hubungi Kami !

Isuzu ELF NLR menjadi salah satu kendaraan niaga andalan PT Isuzu Astra Motor Indonesia yang telah menggunakan teknologi mesin diesel Common Rail untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar lebih irit, performa optimal, dan emisi yang lebih ramah lingkungan.

i

Isuzu ELF NLR menjadi salah satu kendaraan niaga andalan PT Isuzu Astra Motor Indonesia yang telah menggunakan teknologi mesin diesel Common Rail untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar lebih irit, performa optimal, dan emisi yang lebih ramah lingkungan.

KlikOto.com, Jakarta – PT Isuzu Astra Motor Indonesia kembali membuktikan ketangguhannya sebagai pionir mesin diesel modern di Indonesia. Lewat teknologi Common Rail, Isuzu mengklaim kendaraan niaganya kini makin irit bahan bakar, ramah lingkungan, sekaligus mampu menekan biaya operasional pelaku usaha.

Teknologi diesel modern yang sudah digunakan Isuzu sejak 15 tahun lalu ini disebut menjadi salah satu kunci efisiensi bisnis para pelanggan di tengah harga operasional kendaraan yang terus meningkat.

Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, mengatakan seluruh kendaraan Isuzu saat ini sudah dibekali mesin diesel Common Rail yang mampu mengatur injeksi bahan bakar secara presisi sehingga konsumsi solar jauh lebih hemat dan emisi gas buang lebih rendah.

β€œTeknologi Common Rail terbukti meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus menekan emisi. Dampaknya langsung terasa terhadap keuntungan bisnis pelanggan,” ujarnya.

Teknologi ini bekerja menggunakan tekanan tinggi dan sistem injeksi elektronik pintar yang membuat pembakaran bahan bakar lebih sempurna. Hasilnya, tenaga tetap optimal tetapi konsumsi solar menjadi jauh lebih efisien.

Keunggulan tersebut bahkan sudah dibuktikan lewat uji internal menggunakan Isuzu ELF NLR dengan simulasi perjalanan sejauh 450 kilometer per hari selama 26 hari penuh.

Hasilnya cukup mengejutkan. Truk ringan andalan Isuzu itu mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 8,6 kilometer per liter atau lebih hemat 34,4 persen dibanding kompetitor. Potensi penghematan BBM yang didapat bahkan mencapai Rp3,1 juta.

Tak hanya itu, biaya operasional kendaraan disebut bisa ditekan hingga 25,6 persen per bulan tanpa mengurangi performa kendaraan saat bekerja di lapangan.

Baca Juga :  Chery TIGGO V Bikin GIIAS Heboh

β€œEfisiensi ini tentu sangat menguntungkan pelaku usaha karena biaya operasional kendaraan bisa ditekan dan produktivitas tetap maksimal,” jelas Rian.

Selain mengandalkan teknologi mesin modern, Isuzu juga membagikan tips eco driving agar konsumsi BBM makin hemat. Pengemudi disarankan menjaga putaran mesin tetap stabil, menghindari akselerasi agresif, memanfaatkan engine brake hingga memastikan tekanan ban selalu ideal.

Menurut Isuzu, kebiasaan mengemudi yang tepat bisa membuat konsumsi solar lebih efisien sekaligus memperpanjang usia komponen kendaraan.

Langkah Isuzu menghadirkan mesin diesel irit dan ramah lingkungan ini sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia, terutama di tengah tuntutan efisiensi bisnis dan standar emisi Euro 4 yang kini semakin ketat. (azs/oto)

Berita Terkait

GIIAS Bandung 2026 Siap Digelar, 19 Brand Otomotif Bawa Mobil dan Motor Terbaru
Jabar Jadi Jantung Otomotif RI, Ekspor Mobil Tembus 417 Ribu Unit
GIIAS Surabaya 2026 Bikin Kaget! 45.763 Orang Datang, Naik Lebih dari 40 Persen
Bikin Kaget! Penjualan Hyundai STARGAZER Cartenz Melonjak 55 Persen, Mulai Bidik 10 Besar
Ini Dia Mobil dan Motor Favorit Pengunjung GIIAS Surabaya 2026, Ada Honda Prelude hingga Tank 300
Sun Motor Catat 15 SPK Xforce HEV di Grand Wisata, Bidik 55 Unit
GIIAS Surabaya 2026 Ajak 210 Pelajar Kenal Teknologi Otomotif Terbaru
GIIAS Bandung 2026 Makin Meriah, Sejumlah Merek Otomotif Baru Ikut Serta

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

GIIAS Bandung 2026 Siap Digelar, 19 Brand Otomotif Bawa Mobil dan Motor Terbaru

Rabu, 2 September 2026 - 15:42 WIB

Jabar Jadi Jantung Otomotif RI, Ekspor Mobil Tembus 417 Ribu Unit

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:06 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Bikin Kaget! 45.763 Orang Datang, Naik Lebih dari 40 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Bikin Kaget! Penjualan Hyundai STARGAZER Cartenz Melonjak 55 Persen, Mulai Bidik 10 Besar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Sun Motor Catat 15 SPK Xforce HEV di Grand Wisata, Bidik 55 Unit

Berita Terbaru

Project Director GIIAS The Series Abiyoso Wietono memaparkan persiapan GIIAS Bandung 2026 yang menghadirkan 19 brand otomotif, terdiri dari merek mobil penumpang dan sepeda motor, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/9/2026).

πŸš— Berita Otomotif

GIIAS Bandung 2026 Siap Digelar, 19 Brand Otomotif Bawa Mobil dan Motor Terbaru

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:12 WIB

Sekretaris Umum GAIKINDO Kukuh Kumara menyampaikan perkembangan industri otomotif Jawa Barat dan potensi GIIAS The Series Bandung 2026 dalam kegiatan di Ballroom Hotel Oekawood, Kota Bandung, Rabu (2/9/2026).

πŸš— Berita Otomotif

Jabar Jadi Jantung Otomotif RI, Ekspor Mobil Tembus 417 Ribu Unit

Rabu, 2 Sep 2026 - 15:42 WIB

Head of Subdivision Maxim Tasikmalaya, Aty Nurhayaty, menyampaikan informasi terkait layanan Car Hemat dan Car Plus yang kini hadir untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Tasikmalaya.

πŸ“Œ Serba-Serbi

Maxim Tasikmalaya Hadirkan Car Hemat dan Car Plus

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:32 WIB

Antusiasme pengunjung saat memadati area GIIAS Surabaya 2026 di Grand City Convex. Tahun ini, jumlah pengunjung mencapai 45.763 orang dan menjadi rekor tertinggi sepanjang penyelenggaraan GIIAS Surabaya.

βš™οΈ Tips & Edukasi

GIIAS Surabaya 2026 Bikin Kaget! 45.763 Orang Datang, Naik Lebih dari 40 Persen

Senin, 31 Agu 2026 - 12:06 WIB