KLIKOTO.COM, BANDUNG – Industri otomotif Jawa Barat dinilai memiliki prospek besar untuk terus tumbuh di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi industri kendaraan bermotor nasional.
Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara, mengatakan Jawa Barat memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu basis utama industri otomotif Indonesia, mulai dari manufaktur kendaraan hingga rantai pasok komponen.
Hal tersebut disampaikan Kukuh dalam kegiatan terkait penyelenggaraan GIIAS The Series Bandung 2026 di Ballroom Hotel Oekawood, Kota Bandung, Rabu (2/9/2026).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kukuh, Jawa Barat menempati posisi kedua secara nasional dalam penjualan kendaraan roda empat pada periode Januari-April 2026. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar otomotif di wilayah Jawa Barat.
βPencapaian industri otomotif di Jawa Barat cukup menarik. Ini sejalan dengan apa yang dicapai secara nasional. Jawa Barat berada pada posisi kedua secara nasional dalam hal penjualan mobil,β ujar Kukuh.
Tak hanya menjadi pasar potensial, Jawa Barat juga memiliki peran penting dalam ekosistem produksi kendaraan bermotor nasional.
Kukuh menyebut Jawa Barat merupakan salah satu wilayah dengan basis industri kendaraan bermotor dan komponen yang sangat kuat. Bahkan, produk otomotif dari Indonesia telah menembus pasar berbagai negara.
Salah satu indikatornya terlihat dari kinerja ekspor kendaraan bermotor. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan bermotor dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Indonesia disebut telah mencapai lebih dari 417.000 unit, atau menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.
βIni all time high. Kita harapkan terus tumbuh. Di samping mobil-mobil dalam bentuk CBU yang diekspor dari Jawa Barat, komponen-komponen juga diekspor ke berbagai negara,β kata Kukuh.
Produk otomotif Indonesia, lanjut dia, bahkan telah dipasarkan ke lebih dari 100 negara.
Kondisi tersebut semakin memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu motor penggerak industri otomotif nasional. Terlebih, wilayah ini memiliki dukungan infrastruktur logistik, termasuk akses pelabuhan yang dapat menunjang kegiatan ekspor kendaraan maupun komponen.
GIIAS Bandung Jadi Etalase Teknologi Otomotif
Kukuh mengatakan penyelenggaraan GIIAS The Series Bandung 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan perkembangan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat Jawa Barat.
GIIAS Bandung 2026 akan berlangsung pada 9-13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom Bandung.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya di Bandung, GAIKINDO berharap pameran tersebut tidak hanya menjadi ajang transaksi kendaraan, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk melihat langsung perkembangan industri dan teknologi otomotif global.
βIni kesempatan untuk melihat berbagai macam teknologi dari berbagai belahan dunia yang akan kita hadirkan di Bandung,β ujar Kukuh.
Menurutnya, kehadiran peserta baru pada GIIAS Bandung juga akan memberikan masyarakat lebih banyak pilihan untuk mengenal produk, teknologi, hingga inovasi terbaru yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Namun, Kukuh mengakui salah satu tantangan penyelenggaraan GIIAS Bandung adalah keterbatasan kapasitas venue.
Karena itu, GAIKINDO membuka peluang penggunaan lahan yang lebih besar pada masa mendatang agar jumlah peserta dapat ditingkatkan dan semakin banyak produk otomotif terbaru yang bisa ditampilkan.
βKita harapkan ke depan kita juga punya lahan yang lebih besar, sehingga lebih banyak peserta yang akan hadir menampilkan produk-produk terbaru dan teknologi terbaru,β katanya.
Antusiasme Masyarakat Jadi Sinyal Positif
Optimisme GAIKINDO terhadap GIIAS Bandung juga tidak lepas dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap pameran otomotif.
Kukuh mencontohkan penyelenggaraan GIIAS sebelumnya yang mampu menarik perhatian publik jauh di luar ekspektasi.
βPengunjungnya lebih dari 40 ribu selama lima hari. Luar biasa,β ujarnya.
Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan bermotor dan teknologi otomotif masih sangat besar.
GAIKINDO pun berharap tren positif tersebut kembali terlihat dalam GIIAS The Series Bandung 2026.
Kukuh menegaskan, dukungan pemerintah daerah, pelaku industri, sponsor, serta media menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan industri otomotif nasional.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah sponsor GIIAS Bandung 2026, di antaranya Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) sebagai platinum finance sponsor.
Selain itu, terdapat dukungan EV Ecosystem Powered by PLN Mobile, serta sponsor lainnya seperti Super Challenge dan Berkan Event.
βTerima kasih kepada rekan-rekan media yang tetap setia mendukung event-event yang berkaitan dengan otomotif,β katanya.
Kukuh berharap GIIAS The Series Bandung 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat industri otomotif sekaligus memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai arah perkembangan teknologi kendaraan di masa depan.
βKita berharap dengan bantuan dari media dan para sponsor, GIIAS ini akan terus berhasil menumbuhkembangkan industri kendaraan bermotor di Indonesia,β pungkasnya.
(azs)


















Komentar