KlikOto.com, MAKASSAR – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan industri otomotif nasional melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) sejak bangku sekolah. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Hino Indonesia Partnership School (HIPS), Hino menyerahkan satu unit truk Hino 300 beserta berbagai komponen kendaraan niaga kepada SMKN 5 Makassar sebagai sarana pembelajaran praktik.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, didampingi Presiden Direktur Kumala Grup, Erwin Tandiawan, kepada Kepala SMKN 5 Makassar, Amar Bachti, di lingkungan sekolah pada Jumat (19/6/2026).
Bagi dunia otomotif, program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi teknisi dan mekanik kendaraan niaga yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri transportasi dan logistik yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Unit Hino 300 yang diserahkan akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran praktik bagi siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. Dengan demikian, siswa dapat mempelajari langsung teknologi kendaraan niaga modern yang digunakan di lapangan.
“Melalui program HIPS, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia industri. Siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat mengenal langsung teknologi kendaraan niaga Hino yang digunakan oleh pelanggan di seluruh Indonesia,” ujar Shingo Sakai.
Truk Hino 300 dikenal sebagai salah satu kendaraan niaga ringan yang banyak digunakan sektor distribusi dan logistik. Kehadiran unit ini di lingkungan sekolah diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai sistem mesin diesel common rail, sistem pengereman udara, sistem transmisi, hingga teknologi kelistrikan kendaraan modern.
Selain penyerahan unit kendaraan, Hino dan SMKN 5 Makassar juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk pembukaan Kelas Industri Hino yang akan diikuti 20 siswa pada angkatan pertama tahun ajaran 2026.
Program kelas industri tersebut menjadi bagian dari konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Kurikulum pembelajaran akan disesuaikan dengan kebutuhan industri otomotif sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.
Presiden Direktur Kumala Grup, Erwin Tandiawan, menyebut kolaborasi ini penting untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang terus mengalami pertumbuhan sektor transportasi dan logistik.
Sementara itu, Kepala SMKN 5 Makassar, Amar Bachti, menyambut baik kepercayaan yang diberikan Hino. Menurutnya, kehadiran fasilitas praktik dan kelas industri akan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas di sektor otomotif.
Program Hino Indonesia Partnership School sendiri telah dijalankan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya Hino membangun ekosistem pendidikan vokasi yang kuat. Selain bantuan unit kendaraan, program ini juga mencakup pelatihan teknis, sertifikasi kompetensi, pengembangan kurikulum berbasis industri, hingga peningkatan kapasitas guru dan siswa.
Dengan semakin berkembangnya teknologi kendaraan niaga di Indonesia, Hino menilai kebutuhan akan teknisi profesional akan terus meningkat. Karena itu, investasi pada pendidikan vokasi menjadi langkah penting untuk memastikan industri otomotif nasional memiliki SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(azs)














Komentar