KLIKOTOCOM, JAKARTA – Industri otomotif Indonesia bakal mendapat panggung besar lewat Automechanika Jakarta 2026 yang digelar pada 24β27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Jakarta.
Pameran yang diselenggarakan Messe Frankfurt (HK) Ltd bersama Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) ini akan menghadirkan sekitar 350 peserta pameran dengan luas area mencapai 20.000 meter persegi.
Tak hanya memamerkan produk dan teknologi otomotif, Automechanika Jakarta 2026 juga menyiapkan rangkaian program pendukung atau fringe programme yang membahas perkembangan industri, teknologi kendaraan listrik, kecerdasan buatan (AI), manufaktur pintar hingga peluang bisnis aftermarket.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager Messe Frankfurt (HK) Ltd, Fiona Chiew, mengatakan posisi Indonesia dalam industri otomotif regional semakin penting, terutama ketika rantai pasok global mulai mengarah ke Asia Tenggara.
βProgram fringe kami dirancang untuk memanfaatkan momentum ini, menyediakan titik sentuh bagi para profesional lokal untuk mendapatkan wawasan pasar global dan keterampilan praktis,β ujar Fiona.
AI dan Kendaraan Listrik Jadi Sorotan
Salah satu agenda utama adalah Konferensi Solusi Mobilitas Otomotif yang berlangsung pada 24β26 September 2026.
Konferensi tersebut akan mengupas berbagai isu yang tengah mengubah industri otomotif, mulai dari elektrifikasi, Industri 4.0, mobilitas berbasis AI, manajemen armada, pelacakan komponen hingga pengembangan operasi rendah emisi dan ekonomi sirkular.
Salah satu sesi akan membahas penerapan AI pada pabrik pintar untuk mengatasi hambatan produksi sekaligus membuat proses perakitan kendaraan lebih cepat, fleksibel dan mudah disesuaikan.
Selain itu, teknologi baterai kendaraan listrik juga menjadi perhatian. Peserta akan mendapatkan wawasan mengenai pengujian degradasi baterai untuk menentukan apakah baterai dapat digunakan kembali atau harus masuk proses daur ulang.
Pembahasan lainnya mencakup pemanfaatan baterai bekas yang dikombinasikan dengan energi surya dan angin untuk membantu menstabilkan jaringan listrik di wilayah kepulauan terpencil Indonesia serta mengurangi ketergantungan terhadap generator diesel.
Teknisi Bengkel Didorong Kuasai Teknologi EV
Perubahan teknologi kendaraan juga membuat kebutuhan terhadap teknisi dengan keterampilan baru semakin penting.
Karena itu, Automechanika Jakarta menghadirkan Workshop Teknologi & Keterampilan pada 24β26 September 2026.
Program tersebut memberikan pelatihan teori dan praktik terkait teknologi kendaraan modern, termasuk sistem diagnostik, peralatan khusus kendaraan listrik hingga kalibrasi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
TΓV Rheinland juga akan memberikan pelatihan mengenai keselamatan kerja pada kendaraan listrik dan hibrida, termasuk prosedur perbaikan bertegangan tinggi, isolasi aman dan pengelolaan risiko.
Sementara Magicmotorsport akan menggelar sesi praktik mengenai optimasi performa kendaraan melalui remapping ECU profesional dan teknologi simulator jalan.
Tak berhenti di ruang seminar, pengunjung juga bisa mencoba langsung berbagai aktivitas melalui Zona Xperience.
Zona interaktif ini menghadirkan pengalaman perbaikan bodi kendaraan, pengelasan titik, poles mobil, pemotongan plasma hingga pengecatan semprot berbasis virtual reality (VR).
Bawa Pelaku Industri Masuk ke Pabrik
Automechanika Jakarta 2026 juga menawarkan pengalaman langsung melalui Tur Industri yang digelar pada 23 dan 25 September.
Peserta akan diajak mengunjungi sejumlah fasilitas industri otomotif dan rantai pasok, termasuk Astra Daihatsu Motor (ADM), PT Akebono Brake Astra Indonesia (AAIJ), Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), serta Vehicle Testing and Certification Center (VTCC).
Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung penerapan manufaktur pintar, teknologi Industri 4.0, proses produksi kendaraan roda dua hingga fasilitas pengujian dan sertifikasi kendaraan listrik.
Pendaftaran tur industri dibuka hingga 4 September 2026.
Perkuat Rantai Pasok dan Bisnis Aftermarket
Program lain yang tak kalah penting adalah Forum Kolaborasi Rantai Pasok pada 24 September 2026.
Forum ini mempertemukan produsen lokal dan internasional, mitra industri Indonesia serta pelaku layanan purna jual untuk membahas strategi rantai pasok dan penguatan ekosistem komponen otomotif nasional.
Sementara Program Pencocokan Bisnis pada 24β25 September akan mempertemukan peserta pameran dengan calon pembeli melalui pertemuan bisnis satu lawan satu.
Program tersebut dirancang untuk mempertemukan kebutuhan pembeli dengan produk dan solusi yang ditawarkan peserta pameran.
Ketua Umum GIAMM, Yusak Kristian, menilai peningkatan kemampuan industri manufaktur otomotif Indonesia harus berjalan seiring dengan perkembangan standar global.
βMelalui pengembangan keterampilan dan pertukaran teknis, kegiatan di Automechanika Jakarta mendukung transformasi jangka panjang ekosistem otomotif kita,β kata Yusak.
AutoFEST Hadirkan Sisi Hiburan
Bukan hanya urusan bisnis dan teknologi, Automechanika Jakarta juga membawa budaya otomotif melalui autoFEST@JKT.
Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas, mulai dari pameran mobil klasik, simulator motorsport AMJKT Grand Prix Cup, Test Slalom Mobil hingga Auto Service Day.
Menariknya, Auto Service Day juga menyediakan layanan penyelarasan roda dan pengisian nitrogen ban secara gratis.
Pengunjung juga dapat melihat tren modifikasi, mulai dari tuning audio hingga modifikasi kendaraan klasik, serta berburu komponen otomotif melalui Auto Bazaar.
Dengan rangkaian agenda tersebut, Automechanika Jakarta 2026 diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar pameran dagang. Ajang ini menjadi ruang bertemunya teknologi, pelaku industri, teknisi, produsen, pembeli dan komunitas otomotif dalam satu ekosistem.
Automechanika Jakarta 2026 akan berlangsung pada 24β27 September 2026 di NICE, Jakarta, dengan berbagai program yang dirancang untuk memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di tengah perubahan menuju kendaraan listrik, digitalisasi dan manufaktur berbasis AI.


















Komentar