Harga Minyak Naik Gara-gara Konflik Iran, Negara ASEAN Ngebut Kembangkan Mobil Listrik

Dampak Konflik Iran, Harga BBM Naik dan EV Makin Diminati

AZIZ KAHFI

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 21:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ’΅ Kerjasama Kolaborasi KlikOto.com
Hubungi Kami !

Permintaan kendaraan listrik yang meningkat di Asia Tenggara turut memperkuat posisi produsen kendaraan listrik dari Cina di pasar regional.Foto: Avalon/IMAGO

i

Permintaan kendaraan listrik yang meningkat di Asia Tenggara turut memperkuat posisi produsen kendaraan listrik dari Cina di pasar regional.Foto: Avalon/IMAGO

KlikOto.com – Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Iran mendorong negara-negara Asia Tenggara mempercepat pengembangan kendaraan listrik (EV).

Harga minyak mentah global melonjak hingga 50% sejak konflik memanas pada akhir Februari 2026 dan kembali menembus level 100 dolar AS per barel. Kenaikan ini membuat biaya bahan bakar semakin mahal dan menekan konsumen.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah di kawasan Asia Tenggara untuk mencari alternatif, salah satunya dengan mempercepat adopsi kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gangguan pasokan energi juga dipicu situasi di Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dan gas ke Asia. Sejumlah negara kini mulai memperkuat cadangan energi sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar fosil.

Baca Juga :  DFSK Resmi Umumkan Harga E5 Plus di GIIAS 2026, Dibanderol Mulai Rp479 Juta

Di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan dorongan baru untuk kendaraan listrik sejak Maret lalu. Program ini mencakup produksi mobil listrik nasional hingga pembangunan infrastruktur pengisian daya.

β€œImpian transportasi listrik kembali mendapat perhatian,” kata Putra Adhiguna dari Energy Shift Institute.

Peran China dan Investasi Jumbo

Perusahaan asal China juga memegang peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Mereka telah menandatangani proyek energi bersih senilai lebih dari 54 miliar dolar AS dengan Perusahaan Listrik Negara pada 2023.

Tak hanya itu, tambahan komitmen investasi sebesar 10 miliar dolar AS juga disepakati saat kunjungan Prabowo ke Beijing pada 2024.

Indonesia sendiri terus memperkuat posisinya dalam rantai pasok global melalui pengembangan industri baterai dan produksi kendaraan listrik di dalam negeri.

Baca Juga :  Motor Listrik Nasional Meluncur, Bekasi Bidik Efek Besar ke Lapangan Kerja

Konsumen Mulai Tinggalkan Mobil Bensin

Lonjakan harga BBM juga mulai mengubah perilaku konsumen di Asia. Banyak masyarakat kini mempertimbangkan beralih ke kendaraan listrik demi menekan biaya harian.

Di Hanoi, Vietnam, sejumlah calon pembeli mulai melirik mobil listrik sebagai solusi hemat. Salah satunya Do Thi Lan, yang mengaku pengeluaran bahan bakar keluarganya terus meningkat.

β€œKami harus menghitung ulang pengeluaran karena biaya bensin makin mahal,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Dao Thi Hue. Ia menilai kendaraan listrik lebih efisien dan praktis karena tidak perlu antre bahan bakar.

Sumber Berita: AFP, AP

Berita Terkait

GIIAS Bandung 2026 Siap Digelar, 19 Brand Otomotif Bawa Mobil dan Motor Terbaru
Jabar Jadi Jantung Otomotif RI, Ekspor Mobil Tembus 417 Ribu Unit
GIIAS Surabaya 2026 Bikin Kaget! 45.763 Orang Datang, Naik Lebih dari 40 Persen
Bikin Kaget! Penjualan Hyundai STARGAZER Cartenz Melonjak 55 Persen, Mulai Bidik 10 Besar
Ini Dia Mobil dan Motor Favorit Pengunjung GIIAS Surabaya 2026, Ada Honda Prelude hingga Tank 300
Sun Motor Catat 15 SPK Xforce HEV di Grand Wisata, Bidik 55 Unit
GIIAS Surabaya 2026 Ajak 210 Pelajar Kenal Teknologi Otomotif Terbaru
GIIAS Bandung 2026 Makin Meriah, Sejumlah Merek Otomotif Baru Ikut Serta

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

GIIAS Bandung 2026 Siap Digelar, 19 Brand Otomotif Bawa Mobil dan Motor Terbaru

Rabu, 2 September 2026 - 15:42 WIB

Jabar Jadi Jantung Otomotif RI, Ekspor Mobil Tembus 417 Ribu Unit

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:06 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Bikin Kaget! 45.763 Orang Datang, Naik Lebih dari 40 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Bikin Kaget! Penjualan Hyundai STARGAZER Cartenz Melonjak 55 Persen, Mulai Bidik 10 Besar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Sun Motor Catat 15 SPK Xforce HEV di Grand Wisata, Bidik 55 Unit

Berita Terbaru

Project Director GIIAS The Series Abiyoso Wietono memaparkan persiapan GIIAS Bandung 2026 yang menghadirkan 19 brand otomotif, terdiri dari merek mobil penumpang dan sepeda motor, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/9/2026).

πŸš— Berita Otomotif

GIIAS Bandung 2026 Siap Digelar, 19 Brand Otomotif Bawa Mobil dan Motor Terbaru

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:12 WIB

Sekretaris Umum GAIKINDO Kukuh Kumara menyampaikan perkembangan industri otomotif Jawa Barat dan potensi GIIAS The Series Bandung 2026 dalam kegiatan di Ballroom Hotel Oekawood, Kota Bandung, Rabu (2/9/2026).

πŸš— Berita Otomotif

Jabar Jadi Jantung Otomotif RI, Ekspor Mobil Tembus 417 Ribu Unit

Rabu, 2 Sep 2026 - 15:42 WIB

Head of Subdivision Maxim Tasikmalaya, Aty Nurhayaty, menyampaikan informasi terkait layanan Car Hemat dan Car Plus yang kini hadir untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Tasikmalaya.

πŸ“Œ Serba-Serbi

Maxim Tasikmalaya Hadirkan Car Hemat dan Car Plus

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:32 WIB

Antusiasme pengunjung saat memadati area GIIAS Surabaya 2026 di Grand City Convex. Tahun ini, jumlah pengunjung mencapai 45.763 orang dan menjadi rekor tertinggi sepanjang penyelenggaraan GIIAS Surabaya.

βš™οΈ Tips & Edukasi

GIIAS Surabaya 2026 Bikin Kaget! 45.763 Orang Datang, Naik Lebih dari 40 Persen

Senin, 31 Agu 2026 - 12:06 WIB