Cikarang, KlikOto.com β Di tengah tingginya permintaan kendaraan niaga menjelang Lebaran, tantangan justru datang dari sisi ketersediaan unit. Hal ini diungkapkan PT Sun Star Prima Motor Cikarang dalam agenda Fuso Berkah Ramadan 2026 yang digelar di Hotel Ibis Jababeka Cikarang, Jumat (27/2/2026).
Brand Manager PT Sun Star Prima Motor Cikarang, Andi Mulyawan, mengatakan permintaan kendaraan niaga, khususnya Mitsubishi Fuso, di kawasan industri Cikarang dan Bekasi masih tergolong kuat. Namun distribusi unit sempat terhambat karena sebagian terserap proyek pemerintahan.
βPermintaan menjelang Lebaran ini sebenarnya cukup bagus. Tetapi karena ada proyek pemerintahan yang menyerap unit dalam jumlah besar, suplai untuk segmen retail sempat terbatas,β ujar Andi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi tersebut bukan karena melemahnya daya beli pelaku usaha, melainkan faktor ketersediaan barang. Bahkan, minat dari sektor ekspedisi dan manufaktur masih tinggi.
βDari sisi minat dan daya beli tidak ada masalah. Justru permintaan tetap tinggi, hanya saja unitnya terbatas,β tegasnya.
Di kawasan industri Jababeka dan sekitarnya, Mitsubishi Fuso tipe Canter dan Fighter disebut masih mendominasi pasar kendaraan niaga. Kendaraan ini dinilai sudah sangat familiar di kalangan pengusaha logistik, distribusi, hingga konstruksi.
βCanter dan Fighter masih jadi tulang punggung. Resale value bagus, jaringan servis kuat, dan sudah terbukti untuk kebutuhan industri di Cikarang,β jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Sun Star Prima Motor menghadirkan promo bunga 0 persen, DP mulai 10 persen, serta tenor hingga lima tahun yang didukung Dipo Star Finance. Program ini berlaku untuk seluruh tipe Mitsubishi Fuso.
Meski menghadapi tantangan distribusi unit, pihaknya tetap menargetkan 30 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dalam event tersebut.
Andi juga menegaskan optimisme terhadap prospek pasar kendaraan niaga di 2026. Aktivitas industri dan logistik di kawasan Cikarang dinilai masih menjadi motor utama pertumbuhan.
βKami sangat optimis. Sektor ekspedisi, manufaktur, dan konstruksi masih berjalan. Selama aktivitas industri tetap kuat, kebutuhan kendaraan niaga juga akan tetap ada,β katanya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan niaga di kawasan industri Bekasi belum melemah, namun menghadapi tantangan teknis dari sisi distribusi unit di tengah tingginya permintaan menjelang momentum Ramadan dan Lebaran. (oto)













