Jakarta, KlikOto.com – Dua pabrikan truk besar asal Jepang, Hino Motors dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation, resmi bersatu dalam satu entitas baru bernama Archion. Ini bukan kolaborasi biasa, karena di belakangnya ada dua raksasa otomotif dunia: Toyota Motor Corporation dan Daimler Truck.
Kesepakatan ini sebenarnya sudah dirancang sejak Mei 2023. Namun baru pada 10 Juni 2025, kedua pihak resmi menandatangani perjanjian final yang menandai kelahiran Archion.
Nama Archion sendiri punya makna unik. “Arch” berarti jembatan, sementara “eon” berarti masa depan. Artinya, perusahaan ini ingin jadi penghubung menuju era baru kendaraan niaga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencananya, Archion mulai beroperasi pada 1 April 2026. Saat ini, proses konsolidasi masih berjalan, termasuk restrukturisasi pabrik di Jepang.
Dari lima fasilitas produksi, nantinya hanya akan tersisa tiga lokasi utama: Kawasaki, Koga, dan Nitta. Langkah ini dilakukan demi efisiensi, meski berpotensi berdampak pada puluhan ribu karyawan.
Soal kepemilikan, Toyota dan Daimler Truck masing-masing mengantongi 25% saham. Sisanya akan dilepas ke publik lewat bursa saham Tokyo.
Untuk pucuk pimpinan, CEO Karl Deppen ditunjuk memimpin Archion. Sementara posisi CFO diisi Hetal Laligi dan CTO dipercayakan kepada Satoshi Ogiso.
Meski sudah satu “rumah”, Hino dan Fuso tetap jalan dengan merek masing-masing. Fokus utamanya adalah mengembangkan kendaraan masa depan berbasis teknologi CASE.
Di segmen kendaraan listrik, Fuso sudah punya andalan lewat Mitsubishi Fuso eCanter. Sementara Hino terus mengembangkan truk listrik dan berbasis hidrogen.
Nggak cuma itu, Archion juga bakal tancap gas di pengembangan kendaraan otonom dan teknologi konektivitas pintar.
Banyak pengamat menilai, lahirnya Archion bukan sekadar merger biasa. Ini adalah sinyal kuat bahwa industri truk dunia sedang bergerak menuju era baru yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan serba terkoneksi.
(oto/ziz)













