Biaya Logistik RI Masih Tinggi, Pemerintah Target Turun ke 12,5% pada 2029

Ekko Harjanto: Biaya Logistik Indonesia Ditargetkan Turun Jadi 12,5% di 2029

AZIZ KAHFI

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Kerjasama Kolaborasi KlikOto.com
Hubungi Kami !

Ekko Harjanto, PLT Asisten Deputi Pengembangan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI,

i

Ekko Harjanto, PLT Asisten Deputi Pengembangan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI,

Jakarta, KlikOto.com – Pemerintah menargetkan penurunan biaya logistik nasional menjadi 12,5 persen pada 2029 dari posisi saat ini sekitar 14,29 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Ekko Harjanto, PLT Asisten Deputi Pengembangan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, saat talkshow Mitsubishi Fuso x Bisnis Indonesia di GIICOMVEC 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Ekko, upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi logistik nasional yang sejalan dengan program pembangunan infrastruktur pemerintah.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biaya logistik kita masih cukup tinggi, dan ini menjadi tantangan besar. Pemerintah menargetkan bisa turun menjadi 12,5 persen di tahun 2029,” ujarnya.

Baca Juga :  Geely Mulai Produksi EX5 EM-i Super Hybrid di Brasil

Ia menjelaskan, biaya logistik nasional terdiri dari tiga komponen utama, yakni transportasi, pergudangan atau persediaan, serta administrasi.

Dari ketiga komponen tersebut, biaya transportasi menjadi penyumbang terbesar dengan porsi mencapai sekitar 62 persen.

“Transportasi menjadi komponen terbesar dalam biaya logistik nasional,” kata Ekko.

Lebih lanjut, ia menyebut angkutan darat masih menjadi tulang punggung distribusi logistik di Indonesia dengan kontribusi sekitar 30 persen, diikuti angkutan laut dan udara.

Namun, dominasi angkutan darat juga menghadirkan tantangan, mulai dari kemacetan hingga pembatasan operasional di periode tertentu seperti Lebaran dan Natal-Tahun Baru.

Baca Juga :  VinFast VF 3 Dilirik Konsumen Indonesia, Harga Terjangkau dan Biaya Operasional Rendah

“Transportasi darat ini biayanya relatif tinggi dan rentan terhadap hambatan,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mendorong integrasi antar moda transportasi, khususnya antara darat dan laut, guna meningkatkan efisiensi distribusi.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan kinerja logistik melalui percepatan waktu putar kapal (turnaround time) di pelabuhan dari 1,8 hari menjadi 1,2 hari pada 2029.

“Efisiensi harus dilakukan, salah satunya dengan integrasi moda transportasi,” tutup Ekko.

(oto/ziz)

Berita Terkait

Adira Finance Integrasikan Operasional Mandala, Perluas Akses Pembiayaan
Hino Serahkan Truk Hino 300 ke SMK, Siswa Kini Bisa Praktik Langsung Teknologi Kendaraan Niaga
Hyundai Gandeng Dealer Baru, Perkuat Pasar Karawang dan Sekitarnya
JMTO Gandeng 335 Vendor, Perkuat Transparansi dan Anti Penyuapan
Bukan Sekadar Ngopi, Grand Zuri Jababeka Perkuat Relasi Bisnis dengan Corporate Partner
Geely Mulai Produksi EX5 EM-i Super Hybrid di Brasil
Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung Cuma 30 Unit, Bertenaga 646 Hp
Hongqi House Pertama di Indonesia Resmi Dibuka, E-HS9 Jadi Andalan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Hino Serahkan Truk Hino 300 ke SMK, Siswa Kini Bisa Praktik Langsung Teknologi Kendaraan Niaga

Minggu, 27 September 2026 - 16:47 WIB

Hyundai Gandeng Dealer Baru, Perkuat Pasar Karawang dan Sekitarnya

Sabtu, 26 September 2026 - 21:21 WIB

JMTO Gandeng 335 Vendor, Perkuat Transparansi dan Anti Penyuapan

Jumat, 25 September 2026 - 08:20 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Grand Zuri Jababeka Perkuat Relasi Bisnis dengan Corporate Partner

Rabu, 23 September 2026 - 17:39 WIB

Geely Mulai Produksi EX5 EM-i Super Hybrid di Brasil

Berita Terbaru

MG ZS Hybrid+ tampil dengan balutan warna merah dalam seremoni serah terima perdana kepada konsumen. SUV hybrid ini ditawarkan dengan harga mulai Rp299,9 juta OTR Jakarta.

🚗 Berita Otomotif

MG ZS Hybrid+ Mulai Dikirim, Harga dari Rp299,9 Juta

Sabtu, 17 Okt 2026 - 21:00 WIB

MG Motor Indonesia menyerahkan secara simbolis 100 unit MG ZS Hybrid+ kepada konsumen pertama dalam acara MG ZS Hybrid+ Handover Celebration di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

🚗 Berita Otomotif

MG Serahkan 100 Unit ZS Hybrid+ kepada Konsumen Pertama

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:41 WIB

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

🚗 Berita Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Jumat, 16 Okt 2026 - 22:05 WIB

Tim Honda Racing Indonesia (HRI) bersiap menghadapi putaran kelima dan keenam Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 17–18 Oktober 2026, dengan target mempertahankan gelar juara di sejumlah kelas balap touring nasional.

🚗 Berita Otomotif

Honda Racing Indonesia Bidik Gelar Juara di Final MFoS 2026

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:46 WIB